You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penertiban PKL Ranah Satpol PP
photo Doc - Beritajakarta.id

Pamdal Monas Jaga Ketat PKL

Kawasan Monumen Nasional (Monas) saat ini dikelola oleh sebuah unit pelayanan teknis (UPT). Namun, UPT kawasan Monas saat ini masih kesulitan untuk menangani pedagang kaki lima (PKL). Sebab, untuk kewenangan penertiban ada di Satpol PP. Saat ini, petugas keamanan dalam (Pamdal) di UPT Monas sebanyak 250 personel.

PKL di luar pagar, itu kewenangan Satpol PP

“PKL di luar pagar, itu kewenangan Satpol PP,” ujar Imaculata Rini Hariyani, Kepala UPT Monas, saat dihubungi, Rabu (9/9).

Menurut Rini, jika hanya taman dan trotoar yang berada di luar pagar, pihaknya masih bisa menangani. Saat ini untuk di dalam pagar, sudah tidak ada PKL lagi yang masuk berjualan, sebab petugas keamanan dalam (Pamdal) sudah sangat ketat menjaga.

PKL Monas Marak saat Malam Hari

Diakuinya, keberadaan PKL di luar pagar sudah sangat meresahkan. Sebab, akibat ulah mereka, banyak tanaman yang rusak terinjak-injak.

"Saya bukannya mau melempar tanggungjawab. Tapi kalau penertiban PKL itu memang ranah Satpol PP. Kalau penanganan di dalam pagar saja belum tuntas lalu harus menangani keluar, kan jadi kacau,” kata Rini.

Para PKL di luar pagar, selama ini juga banyak membuang sampah ke dalam taman di pinggir pagar. Ia berharap keberadaan PKL di luar pagar itu ditertibkan dan tak diperbolehkan lagi berjualan di trotoar. Karena keberadaan mereka hanya merusak taman yang ada. Misalnya taman di sisi timur dekat Stasiun Gambir, baru dirapihkan namun seminggu kemudian sudah dirusak kembali.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5346 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1860 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1801 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1790 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1591 personAnita Karyati